Thursday, July 17, 2014

Terima Kasih dan Sampai Jumpa

Suasana mulai gelap ketika saya pulang dari Walmart. Itu hari terakhir saya di DeKalb sebelum esoknya meninggalkan kota yang telah saya huni hampir lima tahun lamanya. Di hari terakhir itu saya sengaja menyempatkan diri menyusuri jalanan kota, sekedar mengenang hari-hari pertama saya di sini sekaligus menandai apa yang akan saya rindukan saat pergi meninggalkannya nanti.

Terus terang perasaan saya campur aduk. Di satu sisi, saya bersyukur dapat menyelesaikan sekolah saya. Sebuah perjuangan yang sungguh tak mudah mencapainya. Saya juga bahagia karena ini artinya saya segera dapat berkumpul kembali dengan keluarga besar, dan terutama berlebaran kembali di kampung halaman setelah sekian lama. Tentu ini akan menjadi lebaran yang sangat istimewa bagi saya sekeluarga.

Namun di sisi lain, perasaan sedih tidak dapat saya mungkiri. Saya akan segera meninggalkan tempat yang memberi banyak warna dalam kehidupan saya sekeluarga. Banyak hal pasti tak terlupakan dari tempat ini. Sudut-sudut kotanya yang asri. Penduduknya yang ramah. Juga pergantian musimnya yang eksotik. Belum lagi suhu ekstrimnya yang kadang menantang. Jika dingin, suhu di kota ini bisa menembus angka 25 derajat celcius di bawah nol.

Tetapi lebih dari itu semua, saya pasti akan merindukan orang-orangnya. Hidup jauh dari sanak famili telah mempertemukan kami dengan orang-orang baik, yang menganggap saya dan keluarga tidak hanya sebagai teman, namun lebih seperti saudara. Dengan merekalah kami selama ini berbagi suka dan duka, saling membantu, dan saling meringankan kesulitan-kesulitan. Riak-riak kecil memang kadang muncul. Namun kekerabatan dan kekeluargaan kami mengalahkan semuanya.

Karena itu, di ujung jalan ini, perkenankan saya menghaturkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada para sahabat yang telah berkenan menjadi bagian hidup kami di Amerika. Terima kasih yang sebesar-besarnya pada, pertama, pada keluarga besar Indonesia di DeKalb: Pak Tunru dan Bu Srie sekeluarga, keluarga Lensi Handayani, keluarga Elvi Handayani, keluarga Nico Harjanto, keluarga Philips Vermonte, keluarga Ronnie Nataatmaja, dan keluarga Ali Akrom. Terima kasih juga kepada rekan seperjuangan Sirojuddin Arief, Afrimadona, Azriansyah Agoes, dan Iqra Anugrah. Juga Beivy Kolondam, Rahmi Hartati, Silvia Ginting, dan Peni Hanggarini. Terima kasih juga saya haturkan untuk keluarga besar Indonesia di Chicago dan Midwest: keluarga Handoyo Kusumo, keluarga Joko Supriyanto, keluarga Yuli Sutoyo, keluarga Mun’im Sirry, keluarga Intan Tjenreng, dan semua sahabat yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.

Dari angkasa lautan pasifik saya berdoa, semoga Tuhan YME membalas kebaikan sahabat dan rekan semua. Disertai harapan, semoga kita masih bisa berjumpa lagi kelak di kemudian hari. Amien..


Di Kabin Delta Airlines, 17 Juli 2014

No comments:

Post a Comment